Haruskah Kita Menyembah dalam Roh dan Kebenaran

Integrity Magazine Edisi 32

Editor's Note

Shalom,

Haruskah Kita Menyembah dalam Roh dan Kebenaran? adalah tema utama kita di edisi ini.

Berdasarkan Yohanes 4:23, kita diajak untuk menyembah Bapa di dalam roh dan kebenaran. Artinya, terjadi tingkatan penyembahan yang benar. Kita harus mencari Allah dengan hati yang sungguh-sungguh dan roh yang diarahkan oleh Roh Kudus.

Apakah saat berdoa, memuji, dan menyembah, kita bersungguh-sungguh?

"Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu (Mrk. 12:30)."

"Dan baru di sana engkau mencari TUHAN, Allahmu, dan menemukan-Nya, asal engkau menanyakan Dia dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu (Ul. 4:29)."

"Apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati (Yer. 29:13)."

Selain mengulas tema itu, kita juga bisa menyimak tax amnesty, kepopuleran dan bahayanya Pokemon GO, tinjauan teologis terhadap bayi tabung, serta kesaksian Benny Hinn yang mengingatkan kita supaya sungguh-sungguh hidup di dalam Tuhan.

Semoga kita makin mengasihi Tuhan, berdoa, memuji dengan sungguh - sungguh, serta menyembah Dia di dalam roh dan kebenaran.

Bagi-Mu pujian, hormat, kemuliaan

Kaulah kebanggaan di dalam hidupku

Janji-Mu bersinar, buktikan Kau besar

Tiada yang seperti-Mu, Yesus, Tuhanku...