Iman VS Rasio

Integrity Magazine Edisi 16

Editor's Note

Shalom,

Perkembangan jaman yang makin modern tanpa disadari dapat menggeser iman dan pengharapan kita pada Tuhan. Orang mulai menyukai sesuatu yang instant dan lebih masuk akal alias rasional. Sementara firman Tuhan dan Injil dianggap tidak lagi bisa menjawab berbagai masalah atau relevan dengan kehidupan jaman sekarang. Kesesatan sedang terjadi hari-hari ini. Karena itulah Edisi kali ini majalah Integrity mengangkat topik Iman VS Rasio.

Tidak semua hal menyangkut keyakinan harus disertai dengan pemahaman "yang masuk akal" bagi seseorang. Beberapa hal tertentu hanya dapat dipahami dengan diimani karena itu terjadi diluar batas dan kemampuan kita sebagai manusia. Itulah pekerjaan Tuhan yang tidak terselami. Sederhananya, eksistensi iman dalam kehidupan seseorang dengan jelas terlihat manakala ia meyakini hal-hal yang tidak dilihatnya, seperti mempercayai bahwa Tuhan yang menciptakan semesta raya ini.

Memang selama kita berada di dunia ini, kita akan terus diperhadapkan dengan persoalan-persoalan yang menuntut penyelesaian dengan akal dan rasio kita. Namun jangan lupa bahwa Iman dan Rasio adalah dua hal yang diberikan Tuhan dan harus kita gunakan untuk memuliakanNya. Jangan biarkan pikiran anda membatasi cara kerja Tuhan agar Anda melihat mujizat dan penyertaanNya yang luar biasa.

Mari dihari-hari terakhir ini, kita mengasah pikiran dan rasio kita dengan kebenaran Firman Tuhan yang sanggup melakukan sesuatu yang jauh lebih besar. Seperti yang tertulis dalam Efesus 3:20 "Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak daripada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja didalam kita".